"Allah subhanahu wata'ala Maha Mengetahui segala isi hati. Mari merasa diawasi oleh Allah, dibersamai Allah, dilihat Allah dimanapun kita berada. Semoga ALlah subhanahu wata'ala membimbing kita semua. Aamiin."

Adab Mulia

Tulisan berikut ditulis oleh Ustadz Sholikhin Abu Izzudin, penulis Buku-buku Best seller "Zero to Hero", "Quantum Tarbiyah", "The Way to Win", "Hero", dll. Beliau dapat dihubungi melalui facebook di https://www.facebook.com/solikhin.zerotohero. Semoga bermanfaat. Aamiin.

Seorang anak SMA Swasta di Solo bermaksud mengundang saya untuk menjadi pembicara sebuah acara di sekolahnya yang megah. Tema disepakati. Waktu sudah deal. Sekolahnya pun sudah mengizinkan. Guru guru sudah merestui karena secara prinsip buku dan pelatihan saya berkenaan dengan pengembangan potensi menjadi Prestasi. Giliran masuk ke pimpinan yayasan ternyata tidak mengizinkan.

Anak tersebut merasa bertanggung jawab karena telah menghubungi saya, sehingga saya pun meluangkan waktu saya untuk memberikan layanan terbaik. Maka jauh jauh sebelum acara tersebut terlaksana anak tersebut meminta izin kepada saya untuk datang ke rumah saya. Bahasa Jawa nya sowan.

Saya persilakan. Karena memang bagusnya begitu sehingga bisa mempersiapkan lebih maksimal. Saya terima kehadiran anak sma yang berusaha menjunjung adab mulia itu dengan sambutan yang terbaik yang saya bisa.

Setelah memaparkan banyak hal, anak tersebut menyampaikan sebuah kejutan, "Begini ustadz. Semua sudah kita siapkan. Tapi pimpinan Yayasan ternyata belum mengizinkan. Katanya Training semacam ini nggak banyak pengaruhnya." Seingat saya, selama ini baik-baik saja dan pernah memang tidak bisa mengisi karena mendadak dan diganti oleh team lain sehingga mereka kecewa namun saya yang kena getahnya.

"Saya nggak papa. Biasa. Sebagai apresiasi karena kamu telah menghubungi saya maka saya hadiahkan buku ZERO to HERO ini untuk bisa dibaca oleh para guru dan pimpinan Yayasan. Terima kasih." Begitu saya melepaskan kepulangan anak ini.

Tanpa diduga dan tanpa diminta, ternyata anak itu menyampaikan suatu hal. "Ustadz, pihak sekolah memohon maaf. Dan kami diutus untuk menyampaikan ini untuk ustadz." Makjleb. Saya tidak mengira. Ternyata senilai sekian kali harga buku ZERO to HERO. Allahu Akbar.

Adab. Tidak bisa muncul ujug ujug. Perlu dididik, dilatihkan dan dibiasakan agar membentuk kemuliaan dalam kepribadian.

Baru saja seorang kawan datang setelah minta waktu agar bisa sowan ke rumah. Setelah ketemu beliau sampaikan bahwa hendak mengundang untuk menjadi Khotib Idul Adha di kampungnya. Karena memang saya bisa ya InsyaAllah saya sanggup dan beliau malah menawarkan antar jemput. Alhamdulillah. Fii Barokatillah.

Anak anak SMP di IF Magelang merencanakan acara Training akbar. Ternyata persiapannya luar biasa. Proposalnya pun keren. Saya lihat wah ini melebihi Proposal Kegiatan mahasiswa. Ada bazzarnya. Membuka sponsor yang dari berbagai perusahaan. Penyambutan bagus. Alhamdulillah semua berjalan lancar. Barokallahu.

Di Pontianak saya diundang ngisi acara di SDIT Wisata Hasanah. Tak diminta dan tanpa diduga mereka menyambut di Bandara dengan luar biasa. Memakai mobil yang sering saya lagukan "Syukuri Alphard yang ada.. Hidup adalah anugerah.." Eh charge HP saya ketinggalan maka mampir lah ke Mall untuk dibelikan charge HP yang baru. Alhamdulillah. Barokallahu. Kalau kata Ustadz Abdul Somad saat pakai kacamata keren, "Ini kacamata rasa Wakil Presiden." Karena sambutan yang luar biasa.

Kawan. Kita mulia bukan karena dimuliakan oleh orang lain namun kita mulia saat kita memuliakan orang lain. Maka ada sebuah istilah dalam pendidikan bahwa kesalehan seorang anak itu datangnya dari sisi Allah sedangkan adab itu pendidikan dari orang tuanya.

Saudaraku. Yang kini mulai hilang dan perlu dibangun terus dalam pendidikan karakter anak anak kita adalah pendidikan adab sebelum mendidik tentang ilmu. Karena adab itu ilmu di atas ilmu. Banyak orang berhasil dalam hidup bukan karena kepintaran ilmunya namun lebih karena kemuliaan adabnya.

InsyaAllah saya bercita-cita untuk mewujudkan perguruan tinggi negeri di Kabupaten Sragen salah satunya untuk membangun manusia yang berkeadaban.

Semoga Allah memberikan kemudahan bagi kita semua yang senantiasa menjaga adab dan kemuliaan.

Arikel pilihan

Dapatkan pemberitahuan artikel terbaru melalui Email