"Allah subhanahu wata'ala Maha Mengetahui segala isi hati. Mari merasa diawasi oleh Allah, dibersamai Allah, dilihat Allah dimanapun kita berada. Semoga ALlah subhanahu wata'ala membimbing kita semua. Aamiin."

Tidur siang merupakan sunnah Rasulullah saw

Tidur siang merupakan sunnah Rasulullah saw, sebagaimana dapat kita temukan dalam beberapa literatur berikut ini :

“Qailulah-lah (istirahat/tidur sianglah) kalian, sesungguhnya setan-setan itu tidak pernah istirahat siang.” (HR. Abu Nu’aim dalam Ath-Thibb)


Pernah suatu ketika ada orang-orang Quraisy yang duduk di depan pintu Ibnu Mas’ud. Ketika tengah hari, Ibnu Mas’ud mengatakan, “Bangkitlah kalian (untuk istirahat siang)! Yang tertinggal hanyalah bagian untuk setan.” Kemudian tidaklah Umar melewati seorang pun kecuali menyuruhnya bangkit.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no.1238)

“Mereka (para sahabat Rasul) dulu biasa melaksanakan shalat Jum’at, kemudian istirahat siang.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad)

Imam Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin berkata, “Hendaklah seseorang tidak meninggalkan tidur yang sekejap pada siang hari karena ia membantu ibadah pada malam hari. Sebaiknya harus seseorang itu bangun dari tidurnya sebelum sesudah matahari tergelincir untuk menunaikan shalat zuhur.”

Maka dari itu, mari kita lanjutkan sunnah ini.
Ya Allah bimbinglah kami
Derit VIkiyono / MI Tahfizh Al Furqon

0 Response to "Tidur siang merupakan sunnah Rasulullah saw"

Post a Comment

Arikel pilihan

Dapatkan pemberitahuan artikel terbaru melalui Email