"Allah subhanahu wata'ala Maha Mengetahui segala isi hati. Mari merasa diawasi oleh Allah, dibersamai Allah, dilihat Allah dimanapun kita berada. Semoga ALlah subhanahu wata'ala membimbing kita semua. Aamiin."

Khutbah Jum'at : Hikmah dibalik penciptaan siang dan malam

Ponorogo - Berikut ini ringkasan khutbah jum'at  hikmah dibalik penciptaan langit dan bumi sebagaimana yang telah disampaikan di Masjid At-Taqwa Tamanarum Godekan, Parang, Magetan. Khutbah singkat ini mengambil tema tentang hikmah diciptakaannya siang dan malam.


Salam
Muqodimah Khutbah I

Hadirin yang dimulyakan Allah subhanahuwata'ala,
Marilah kita tingkatkan taqwa kepada Allah subhanahuwata'ala, dengan berusaha menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala larangannya. Dengan perasaan senang dan berprasangka baik, bahwa apa yang Allah sbhanahuwata'ala perintahkan pastilah yang terbaik dan bermanfaat untuk kita. Begitu juga dengan larangan-larangan Allah subhanahuwata'ala, kita yakini bahwa segala larangan ALlah subhanahuwata'ala pastilah merugikan kita jika kita langgar.

Hadirin yang dimulyakan Allah subhanahuwata'ala,
Allah subhanahuwata'ala menjadikan siang dan malam sebagai salah satu tanda kebesarannya dan tentuya memiliki banyak hikmah, sebagaimana firman Allah subhanahuwata'ala Qs Al-Furqan : 62 

وَهُوَ الَّذِىۡ جَعَلَ الَّيۡلَ وَالنَّهَارَ خِلۡفَةً لِّمَنۡ اَرَادَ اَنۡ يَّذَّكَّرَ اَوۡ اَرَادَ شُكُوۡرًا
Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau yang ingin bersyukur.

Hadirin yang dimulyakan Allah subhanahuwata'ala,
Ayat ini menunjukkan bahwa kita perlu mengambil pelajaran atas terjadinya siang dan malam. Diantara pelajaran yang dapa kita ambil diantaranya yaitu :

1. Hidudp ini adalah perjalanan
Pergantian siang dan malam, erjadi silih brganti. Hendaknya ini menjadikan diri kita ingat dan sadar bahwa hidup adalah perjalanan. Perjalanan dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun, Tambah hari tambah dekat sisa umur kita menuju akhirat. Maka Hadirin yang dimulyakan Allah subhanahuwata'ala, hendaknya kita terus erbaiki diri agar kelak ketika kita dijemput Allah subhanahuwata'ala sudah dalam kondisi sempurna dan layak menjadi hambaNya yang terbaik.

Hadirin yang dimulyakan Allah subhanahuwata'ala,
2. Belajar ta'at dari siang dan malam
Allah Subhanahuwata'ala menciptakan siang bukan tanpa tujuan, begitu juga dalam penciptaan malam. Kita belajar dari terjadinya siang, yaitu terbitnya matahari diufuk timur. Matahari, bulan, bumi, ini adalah makhluknya ALlah subhanahuwata'ala. Semua tunduk kepada ALlah subhanahuwata'ala. Maka kita sebagai hamba ALlah subhanahwata'ala sudah semestinya juga tunduk dan ta'at kepada ALlah subhanahuwata'ala.

Hadirin yang dimulyakan Allah subhanahuwata'ala,
3. Dunia ini ada siang dan ada malam, ada bahagia dan ada sengsara, ada susah dan ada senang
Ada siang, ada malam. Ada suka dan ada duka. Ada sedih ada bahagia, semua serba sementara. Siang sementara, malampun sementara. Sedih sementara, bahagia juga sementara. Bukan berapa lama kita di dunia, namun seberapa banyak amal yang telah kita siapkan untuk menghadap Allah subhanahuwata'ala.

Hadirin yang dimulyakan Allah subhanahuwata'ala,
Jika saat ini anda sedang dalam kesedihan, kegundahan, kemlaratan, kekhawatiran, maka yakinlah, itu semua hanya sementara. Yakinlah, setelah gelap gulita akan ada cahaya. Berprasangka baiklah kepada ALlah subhanahu wata'ala dan perbanyak bertaubat kepada ALlah subhanahuwataala, karena taubat, istighfar adalah solusi segala ermasalahan hidup manusia, sebagaimana firman ALlah subhanahuwata'ala Qs. Nuh ayat 10-12 :

فَقُلۡتُ اسۡتَغۡفِرُوۡا رَبَّكُمۡؕ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًا
10. maka aku berkata (kepada mereka), "Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, Sungguh, Dia Maha Pengampun,

يُّرۡسِلِ السَّمَآءَ عَلَيۡكُمۡ مِّدۡرَارًا
11. niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu,

وَّيُمۡدِدۡكُمۡ بِاَمۡوَالٍ وَّبَنِيۡنَ وَيَجۡعَلۡ لَّـكُمۡ جَنّٰتٍ وَّيَجۡعَلۡ لَّـكُمۡ اَنۡهٰرًا
12. dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu."

Hadirin yang dimulyakan Allah subhanahuwata'ala,
Dari ayat diatas kita belajar bahwa taubat, istighfar adalah solusi bagi hidup kita. Jika kita kesulitan urusan air, kesulitan rezeki, kesulitan jodoh-anak-keturunan, kesulitan panen, maka solusinya adalah perbanyak istighfar. Sungguh istighfar adalah pembuka berbagaimacam pintu kebaikan, dan pengundang keberkahan serta keridhoan Allah subhanahuwata'ala.

Hadirin yang dimulyakan Allah subhanahuwata'ala,
Semoga ALlah subhanahuwata'ala senantiasa menambah iman dan taqwa kita serta menggolongkan kita sebagai orang-orang yang diridhoi ALlah subhanahuwata'ala. Aamiin.

Penutup khutbah ke I
---

Muqodimah khutbah ke II
Penutup
Do'a
 

0 Response to "Khutbah Jum'at : Hikmah dibalik penciptaan siang dan malam"

Post a Comment

Dapatkan pemberitahuan artikel terbaru melalui Email